TANJAB TIMUR – Semangat pantang menyerah untuk menghadirkan sumber air bersih di pelosok desa terus dikobarkan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab. Memasuki hari Rabu (4/11/2026), pengerjaan fisik sumur bor pada Sasaran 2 yang berlokasi di RT 05 Dusun Riya 2, Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, sukses mencatatkan lonjakan progres hingga menyentuh angka 40 persen.
Pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras tanpa henti yang sepenuhnya mengandalkan metode pengeboran manual. Di lokasi pengerjaan, potret kemanunggalan yang sesungguhnya tersaji begitu emosional. Personel Satuan Tugas (Satgas) dan warga setempat tampak saling bergantian mengerahkan tenaga, bahu-membahu menekan dan memutar stang tuas pipa bor membelah lapisan bumi. Meski peluh terus bercucuran di bawah terik matahari, ritme putaran pipa tidak sedikit pun mengendur.
Mengawal langsung ketahanan fisik dan teknis di lapangan, Batih Ter Satgas TMMD memberikan penjelasan mengenai tantangan konstruksi yang dihadapi saat pengeboran manual mulai memasuki kedalaman pada persentase 40 persen ini.
“Alhamdulillah, berkat ketekunan luar biasa dari tim dan warga, hari ini progres pengeboran manual di Sasaran 2 sukses menembus 40 persen. Secara teknis, semakin dalam mata bor turun, tantangan hambatannya kian besar. Kepadatan struktur tanah dan daya gesek (friksi) lumpur di kedalaman ini menuntut tenaga putaran yang jauh lebih ekstra. Selain itu, keseimbangan tekanan dari sisi kiri dan kanan tuas harus terus dijaga agar posisi pipa tetap tegak lurus dan tidak terjepit di dalam lubang,” urai Batih Ter.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Dusun Riya 2 yang menjadi ujung tombak kelancaran proses ini. “Pengeboran manual ini mustahil bisa berjalan cepat tanpa adanya napas gotong royong. Estafet tenaga dari warga yang terus bergiliran membantu prajurit sangat menjaga ritme pergerakan pipa agar tidak mandek. Keringat kebersamaan ini adalah energi utama kita. Kami sangat optimis, lapisan demi lapisan tanah ini akan terus tertembus hingga kita mencapai titik urat air yang paling jernih,” pungkasnya dengan tegas.








