TANJAB TIMUR – Memasuki akhir pekan pada Sabtu (24/10/2026), semangat pantang menyerah dari Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, terus membuahkan hasil yang gemilang. Tiga sasaran fisik utama yang menjadi urat nadi infrastruktur dan pertanian desa kini mencatatkan lonjakan persentase yang sangat signifikan.
Berdasarkan data operasional terbaru di lapangan, pengerjaan penyiapan badan jalan (rekon) sepanjang 4.200 meter dengan lebar 8 meter telah berhasil menembus angka progres 80 persen. Pencapaian luar biasa ini juga diikuti oleh penyelesaian pembuatan tanggul sepanjang 1.670 meter yang kini berada di angka 72 persen. Tidak ketinggalan, pengerjaan fasilitas pendukung pertanian berupa pemasangan pipa saluran irigasi yang tersebar di enam titik juga melesat cepat dengan capaian progres sebesar 65 persen.
Ketiga sasaran fisik ini dikerjakan secara simultan oleh personel Satgas bersama masyarakat setempat. Deru alat berat yang memadatkan tanah jalan dan tanggul berpadu harmonis dengan kekompakan warga yang bergotong royong merakit serta menanam pipa-pipa irigasi.
Menanggapi kemajuan pesat di tiga sektor fisik tersebut, Batih Ter Satgas TMMD yang mengawasi jalannya pengerjaan di lapangan memberikan penjelasan strategis. Ia memaparkan bahwa jalan, tanggul, dan irigasi merupakan satu kesatuan infrastruktur terintegrasi yang dirancang khusus untuk mengangkat taraf ekonomi dan ketahanan pangan warga Desa Merbau.
“Pencapaian angka 80 persen untuk jalan, 72 persen untuk tanggul, dan 65 persen pada pemasangan enam titik pipa irigasi hari ini adalah bukti nyata dari kerasnya keringat kemanunggalan kita di lapangan. Ketiga sasaran ini sengaja kita pacu secara bersamaan karena fungsinya saling berkaitan erat,” jelas Batih Ter.
Lebih lanjut, ia menguraikan dampak teknis dari ketiga infrastruktur tersebut bagi kehidupan masyarakat. “Tanggul yang kokoh akan menahan luapan air agar tidak merendam kebun warga, sementara enam titik saluran irigasi yang sedang kita kebut pemasangan pipanya ini akan memastikan distribusi air ke lahan pertanian berjalan optimal. Kemudian, jalan selebar 8 meter yang progresnya sudah sangat matang ini akan menjadi jalur akses utama untuk mengangkut hasil panen warga nantinya. Kami pastikan, dengan ritme kerja dan sinergitas yang ada, seluruh infrastruktur terintegrasi ini akan selesai dengan kualitas terbaik,” urainya dengan optimis.
Dedikasi tanpa henti dari Satgas TMMD bersama warga ini semakin mempertegas komitmen TNI dalam membawa perubahan nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.








