TANJAB TIMUR – Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana air bersih melalui program unggulan TNI AD pada TMMD ke-130 Kodim 0419/Tanjab terus dikebut. Pada Minggu (18/10/2026), material pendukung utama untuk pengerjaan sumur bor akhirnya tiba di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara.
Material yang merapat ke desa tersebut berupa rangkaian pipa paralon dalam berbagai spesifikasi ukuran, mulai dari diameter besar yang difungsikan untuk dinding penahan hingga ukuran kecil untuk instalasi saluran air ke permukaan.
Setibanya logistik di lokasi, pemandangan gotong royong kembali mewarnai kegiatan TMMD. Tim Satuan Tugas (Satgas) bersama masyarakat setempat tanpa canggung bahu-membahu membongkar muatan dan mengangkut tumpukan pipa tersebut. Setelah proses bongkar muat selesai, material langsung didistribusikan ke lima titik sasaran sumur bor yang tersebar di wilayah Desa Merbau. Kelima sasaran tersebut meliputi titik pertama dan kedua yang berlokasi berdampingan di RT 05 Dusun Riya 2, sasaran ketiga di RT 02 Dusun Riya, sasaran keempat di RT 01 Dusun Riya 1, serta sasaran kelima yang diprioritaskan di area fasilitas pendidikan di RT 01 Dusun Hidayah.
Batih Ter Satgas TMMD yang memimpin proses penerimaan dan distribusi material di lapangan menjelaskan bahwa kelengkapan pipa paralon ini sangat krusial untuk menunjang penyelesaian konstruksi sumur bor, terutama bagi titik yang proses pengeborannya sudah mendekati target kedalaman.
“Alhamdulillah, logistik pipa dari berbagai ukuran yang kita tunggu-tunggu sudah mendarat. Pipa-pipa ini adalah komponen inti. Ukuran yang besar akan langsung ditanam ke dalam tanah sebagai penahan (casing) agar dinding sumur tidak longsor dan air tanah tetap jernih, sedangkan pipa yang kecil digunakan untuk instalasi penarikan air ke fasilitas penampungan warga,” urai Batih Ter.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya efisiensi waktu dengan langsung menyebarkan material tersebut ke lima titik sekaligus. “Kita tidak biarkan logistik ini menumpuk di satu tempat. Dengan bantuan tenaga warga yang luar biasa hari ini, material langsung kita pecah dan dorong ke lima sasaran. Harapannya, teknisi di masing-masing titik bisa langsung melakukan instalasi pemasangan pipa tanpa jeda waktu menunggu, sehingga ketersediaan air bersih ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat luas,” tutupnya.








