TANJAB TIMUR – Program penyediaan fasilitas air bersih pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab semakin mendekati tahap penyelesaian. Memasuki pengerjaan hari Senin (26/10/2026), progres fisik sumur bor pada Sasaran 1 yang berlokasi di RT 05 Dusun Riya 2, Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, sukses mencatatkan lonjakan persentase hingga menyentuh angka 75 persen.
Setelah tahapan pengeboran dan instalasi pipa utama berhasil dilalui dengan baik, fokus pengerjaan personel Satuan Tugas (Satgas) bersama warga setempat kini bergeser pada persiapan konstruksi atas. Saat ini, tim di lapangan tampak solid bergotong royong memancangkan kayu cerucup sebagai fondasi dasar untuk dudukan tangki penampungan air atau tedmon. Ritme kerja yang padu antara prajurit TNI dan masyarakat membuat proses pemancangan cerucup ini berjalan dengan presisi dan cepat.
Menanggapi progres signifikan di Sasaran 1 tersebut, Pasiter Kodim 0419/Tanjab memberikan penjelasan teknis mengenai krusialnya tahapan pemasangan cerucup. Ia menegaskan bahwa kekuatan fondasi dudukan penampungan air adalah kunci utama keselamatan dan keawetan fasilitas tersebut dalam jangka panjang.
“Capaian 75 persen ini membawa kita pada tahapan yang sangat vital, yakni penyiapan dudukan toren atau tedmon. Secara teknis, pemasangan kayu cerucup ini adalah langkah konstruksi yang wajib kita lakukan untuk memperkuat daya dukung struktur tanah di lokasi. Kita harus berhitung secara matang bahwa tedmon berkapasitas besar yang nantinya terisi penuh oleh air akan menghasilkan beban tekan yang sangat berat. Tanpa fondasi cerucup yang kokoh dan tertanam dalam, dudukan tersebut sangat rawan amblas atau miring di kemudian hari,” urai Pasiter dengan lugas.
Lebih lanjut, ia sangat mengapresiasi dedikasi prajurit dan warga yang terus mengawal kualitas bangunan agar sesuai standar. “Kualitas dan keamanan fisik selalu menjadi prioritas utama kita di TMMD. Melalui semangat gotong royong yang luar biasa di Dusun Riya 2 ini, kami sangat optimis fondasi penampungan ini akan berdiri sangat stabil. Pada akhirnya, sarana air bersih ini akan berfungsi maksimal dan siap menunjang kesejahteraan serta kesehatan masyarakat setempat,” pungkasnya tegas.








